|
Written by Penjaringan Mahasiswa
|
|
Tuesday, 10 August 2010 13:43 |
|

|
Dalam rangka mengisi kegiatan mahasiswa dan pelajar di waktu libur, Senat Mahasiswa STEKPI bekerja sama dengan beberapa sponsor menggelar beberapa kegiatan lomba serta seminar dan workshop yang dihadiri oleh mahasiswa serta masyarakat umum.
|
|
Beberapa kegiatan tersebut diantaranya adalah kegiatan lomba basket ball 3 on 3 yang diikuti oleh kalangan mahasiswa dan pelajar, STEKPI Accounting Competition Station yang diikuti oleh mahasiswa dari beberapa Perguruan Tinggi di Jakarta, Seminar Ekonomi Syariah dengan tema: “Sukses dalam Dunia Wirausaha Berbasis Syariah”, dan lain-lain.
|
|
Selain kejuaraan basketball 3 on 3, Panitia juga menggelar lomba Futsal yang diikuti oleh peserta yang tergabung dalam tim sebanyak 20 Tim. Berbeda dengan lomba basketball, permainan futsal lebih banyak diminati dikalangan masyarakat. Antusiasme penonton yang berpartisipasi memeriahkan acara tersebut cukup baik dan sportifitas yang dibangun antar pemain tetap dijunjung tinggi. Beberapa rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa STEKPI diharapkan dapat menggali potensi para remaja yang memiliki bakat dibidang olah raga dan seni serta untuk memupuk jiwa kepemimpinan sebagai persiapan dalam menghadapi masa depan.
|
|
|
|
|
Last Updated on Tuesday, 10 August 2010 13:45 |
|
|
Penandatanganan Beasiswa Kopertis Wilayah III |
|
|
|
|
Written by Penjaringan Mahasiswa
|
|
Monday, 26 July 2010 11:18 |
|
|

|
Undang-undang no. 20 tahun 2003 tentang system pendidikan Nasional, Bab V pasal 12, menyebutkan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan beasiswa bagi siswa berprestasi dan tidak mampu membiayai pendidikannya.
|
|
Gbr. Penjelasan oleh Kopertis Wilayah III
|
|
|
Pemerintah melalui Kopertis Wilayah III Jakarta berupaya mengalokasikan dana melalui pemberian bantuan beasiswa pendidikan kepada para mahasiswa perguruan tinggi swasta yang berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik namun tidak memiliki kemampuan dalam membiayai pendidikannya.
|
| Dalam rangka pendistribusian penyaluran beasiswa tersebut agar dapat dilaksanakan sesuai prinsip 3T, yaitu Tepat Sasaran, Tepat Jumlah dan Tepat Waktu, maka pada tanggal 21 Juli 2010 Kopertis Wilayah III mengundang secara bertahap seluruh Perguruan Tinggi Swasta untuk menjelaskan mengenai Program Pemberian Bantuan Beasiswa Tahun 2010 serta Penandatanganan Kontrak Bantuan Beasiswa. Dalam kesempatan ini Ketua STEKPI, Bapak Budi Permadi Iskandar turut hadir menyaksikan acara tersebut. |
|
|
|
Sebagai informasi bahwa Kopertis Wilayah III pada tahun 2010 ini menyalurkan 3 (tiga) jenis bantuan beasiswa sebagai berikut:
|
- Bantuan Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA)
- Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM), serta
- Beasiswa PPE
|
|
Untuk itu memperoleh dana bantuan tersebut mahasiswa STEKPI dapat menghubungi bagian Kemahasiswaan STEKPI dengan melengkapi persyaratan yang diperlukan.
|
|
|
|
|
Last Updated on Monday, 26 July 2010 11:24 |
|
Seminar dan Workshop Entrepreneur |
|
|
|
|
Written by Penjaringan Mahasiswa
|
|
Thursday, 15 July 2010 16:38 |
 |
|
“Memacu Kreatifitas dalam Berwirausaha” adalah tema seminar yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa STEKPI pada tangal 12 Juli 2010 dengan menghadirkan beberapa pembicara antara lain: Wulan Ayodia (Pendiri UKMKU dan Penulis), Badaruzaman (Wirausaha Mandiri) dan Rangga Umara (Pemilik Pecel Lele Lela).
|
|
| |
|
|
Seminar dihadiri oleh para mahasiswa dan pengusaha kecil memberikan banyak informasi mengenai tips untuk memulai berwirausaha. Menurut Ibu Wulan hal yang paling penting untuk memulai usaha adalah niat awal dan untuk menjadi pengusaha sukses harus berdasarkan suka atau cinta dengan usaha yang akan dijalankan jangan karena ingin mendapatkan uang yang lebih banyak, karena selama ini kebanyakan orang niat awal untuk mebuka usaha adalah untuk mendapatkan untung atau uang yang banyak.
|
|
Untuk menjadi Pengusaha kreatif dan berdaya saing harus mempunyai beberapa langkah dan strategi sebagai berikut:
|
| 1. Tentukan Ide/Konsep usaha dengan positioning |
|
| 2. Buat Perencanaan Usaha yang Tepat (Business Plan) |
|
| 3. Survei kebutuhan usaha sesuai Business Plan |
|
| 4. Persiapan Usaha |
|
| 5. Mulai Buka Usaha |
|
|
Strategi Kreatif:
|
| 1. Positioning/Jati Diri harus focus |
|
| 2. Berbeda dengan yang lain |
|
| 3. Merk Dagang |
|
| 4. Punya standar kualitas |
|
| 5. Harga bersaing |
|
| 6. Manajemen usaha tepat guna |
|
| 7. Strategi Promosi |
|
|
Kegiatan seminar ini dilanjutkan dengan kegiatan workshop bertema: “ 15 Hari Menjadi Pengusaha” yang diselenggarakan pada hari Selasa, 13 Juli 2010. Acara yang dikoordinir Senat Mahasiswa STEKPI mendapat respon yang cukup baik dari peserta. Untuk memulai dan memajukan usaha kecilpun ada ilmunya, dan kegiatan ini sungguh memberikan bermanfaat buat pengusaha kecil.
|
| |
|
|
Last Updated on Tuesday, 20 July 2010 10:14 |
|
Daftar koleksi baru Library STEKPI |
|
|
|
|
Written by library
|
|
Tuesday, 13 July 2010 13:33 |
|
Daftar koleksi baru Library STEKPI
|
|
1
|
Susunan dalam Satu Naskah Undang-undang Perpajakan: Ketentuan Umum cara Perpajakan, Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Bea Materai, Pajak Bumi dan Bangunan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan, Penagihan Pajak dan Surat Paksa.
Direktorat Jendral Pajak.
Jakarta, 2010.
|
|
2
|
Booklet Perbankan Indonesia 2010.
Bank Indonesia.
Jakarta, 2010.
|
|
3
|
Journal of Marketing.
May 2010 Volume 74, Number 3 .
American Marketing Association.
Tables of Content:
· Exchanges in Marketing Systems: The Case of Subsistence Consumer–Merchants in Chennai, India.
· Predictors of the Gap Between Program and Commercial Audiences: An Investigation Using Live Tuning Data.
· Spending on the Fly: Mental Budgets, Promotions, and Spending Behavior
· Is Customer Participation in Value Creation a Double-Edged Sword? Evidence from Professional Financial Services Across Cultures.
· Why Are Some Salespeople Better at Adapting to Organizational Change?
· What Makes Brands Elastic? The Influence of Brand Concept and Styles of Thinking on Brand Extension Evaluation.
· Marketing Healthful Eating to Children: The Effectiveness of Incentives, Pledges, and Competitions.
· Bye-Bye Bundles: The Unbundling of Music in Digital Channels.
|
|
|
Last Updated on Wednesday, 14 July 2010 15:03 |
|
Give Blood, The Gift of Life |
|
|
|
|
Written by Penjaringan Mahasiswa
|
|
Monday, 12 July 2010 11:54 |
|

|
Sebagai salah satu rangkaian acara STEKPI Festival 2010 yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa STEKPI, pada hari Senin tanggal 12 Juli 2010 bertempat di Atrium STEKPI telah diadakan kegiatan donor darah yang diikuti oleh mahasiswa dan karyawan STEKPI serta terbuka untuk umum. Kegiatan yang ini merupakan bagian dari Program Tahunan Senat Mahasiswa dalam rangka pengabdian kepada masyarakat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
|
|
Sebagaimana diketahui bahwa masih banyak masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan darah terutama pada masyarakat kurang mampu. Hal ini mendorong para mahasiswa untuk memberikan darmabhaktinya kepada masyarakat yang membutuhkan.
|
|
Berdasarkan data yang diperoleh dari PMI, permintaan darah setiap bulannya memang kurang lebih ada sebanyak 3000 kantong darah. Jumlah donor sukarela yang menyumbangkan darahnya 1000 - 1200 per bulan. Sehingga setiap bulannya PMI masih kekurangan 1800 - 2000 kantong darah. Jadi wajar jika stok/persediaan darah PMI tidak mencukupi.
|
|
Untuk menambah stamina pendonor, maka sesaat setelah menyumbangkan darah para pendonor akan mendapatkan menu donor, yaitu segelas susu, makanan ringan, dan suplemen penambah darah. Selain itu juga donor akan mendapatkan "Kartu Fasilitas untuk Donor Darah Sukarela". Kartu ini berisi pembebasan service cost jika suatu saat donor itu sendiri membutuhkan darah, keringanan sebesar 50% dari service cost jika ada keluarga si donor yang membutuhkan darah dan pengobatan gratis di poliklinik umum PMI bagi donor jika sakit. Masa berlakunya kartu ini hanya tiga bulan, sehingga diharapkan tiga bulan kemudian si donor mau menyumbangkan darahnya lagi.
|
|
Manfaat yang akan diperoleh pendonor adalah dengan mendonorkan darah secara rutin setiap tiga bulan sekali, maka tubuh akan terpacu untuk memproduksi sel-sel darah baru, sedangkan fungsi sel-sel darah merah adalah untuk oksigenisasi dan mengangkut sari-sari makanan. Dengan demikian fungsi darah menjadi lebih baik sehingga donor menjadi SEHAT. Selain itu, kesehatan pendonor akan selalu terpantau karena setiap kali donor dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana dan pemeriksaan uji saring darah terhadap infeksi yang dapat ditularkan lewat darah.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 5 |